Entah apa yang memulai sehingga punya ide untuk menggambar di tembok samping rumah. Itung – itung untuk mengisi liburan juga hehehe. Mungkin terinspirasi karena kemarin melihat ibu-ibu yang sedang membatik di daerah sidomukti. Gambar ini akhirnya selesai juga selama 2 hari berturut turut.
Sebelumnya juga nyiapin bahan yang dibutuhkan diantaranya adalah cat tembok warna putih, 3 kuas dengan ukuran yang beda, pigmen dan tentunya ditemani secangkir kopi dan rokok. Nyoba beli pigmen di toko M ternyata lumayan mahal, akhirnya beli di toko Mapcom di jalan karya (sebelah apotik) yang harganya lumayan murah daripada di toko M tadi. Untuk pigmennya beli 3 warna, merah, kuning dan biru, karena dari ketiga warna tersebut jika di campur sudah bisa menghasilkan bermacam-macam warna (hah harus bereksperimen dulu ne).



Sebenarnya niat pertama pingin gambar di kain (kain mori kemudian dicampuri dengan lem fox) namun akhirnya ga jadi, kayaknya lebih asyik kalo di tembok rumah. Dengan bermodal nekad ( karena memang ga punya bakat dan bukan seniman ) akhirnya gambar itu jadi juga setelah selama dua hari berkanvas ria dan bermain warna di tembok rumah. Hmm…untuk orang seperti saya gambar ini sudah lumayan lah hehehe…….(lumayan hancur maksudnya)





















mantap,,,,,, iki nek digawe batik yo apik mas…. tinggal di cetak aja…
weh yo bakat menggambar jua, pakai bahan yg biasa untuk sablon
tibak’no pinter gambar juga to hehehehe bagus kang itu,…. tapi maksud’t opo kuwi gambare,…. N-Blog yach… heheheheheh
[...] maju pasti ada sedikit perubahan yang dirasakan.Gambar di bawah ini adalah gambar susulan dari mural tembok rumah kemarin, sebenarnya belum finishing, gambar wayang beber. Trus apa hubunganya dengan tahun baru ya [...]
eh…skali-kali ayo nggambar dengan sabun…!!! emang iso..?
[...] | Finish Maret 22, 2010 ndru Tinggalkan komentar Go to comments Neh hasil lanjutan dari mural yang [...]
[...] segera berakhir dan itu artinya sebentar lagi pergantian tahun. Akhir tahun kemarin saya posting mural yang ada di tembok samping rumah, meskipun tidak punya bakat menggambar dan bermodal nekat akhirnya [...]