Beranda > Artikel, blogger, sejarah, sekedar menulis, wisata ngawi > Where Our Van Den Bosch ?!

Where Our Van Den Bosch ?!

Mengapa judul postingan saya Where Our Van Den Bosch, karena benteng yang dulu sempat menjadi wisata sejarah di kota ngawi seperti menghilang bagaikan ditelan bumi, tak terdengar lagi. Sampai wajah dari benteng yang merupakan saksi sejarah terjadinya pertempuran antara pasukan Diponegoro dan tentara Belanda di Ngawi selama berkobarnya Perang Jawa atau Perang Diponegoro tahun 1825-1830 inipun terlupakan.

Apalagi generasi sekarang yang tidak lagi bisa berkunjung kesana karena alasan yang saya sendiripun belum tau kejelasannya. Apapun yang menjadi masalahnya haruskah peninggalan sejarah ini dibiarkan seperti ini terus ?!

Nama benteng peninggalan belanda ini juga dipakai sebagai nama komunitas blogger oleh blogger-blogger ngawi. Pemakaian nama itu sendiri sebagai wujud kebanggaan bahwa di ngawi mempunyai peninggalan sejarah dan juga wujud keprihatinan karena benteng pendhem sekarang tak bisa lagi dinikmati oleh para generasi muda sebagai wisata sejarah. Dulu waktu saya masih SD pernah ikut wisata ke benteng van den bosch (benteng pendhem) ini. Semoga bupati terpilih di pilkada ngawi 2010 nanti bisa mengangkat sektor pariwisata ngawi.

  1. Februari 2, 2010 pukul 3:55 pm

    Blog yang bagus…lebih banyak menulis ya🙂
    http://mobil88.wordpress.com

  2. Februari 2, 2010 pukul 4:20 pm

    Sepertinya masa kelak sejarah hanya bisa di lht dari buku saja met kenal ya.

  3. Februari 2, 2010 pukul 4:23 pm

    Sepertinya peninggalan sejarah hanya bisa di jumpai di musium saja,bukan lagi di tempat aslinya.

  4. Februari 2, 2010 pukul 6:42 pm

    ya di rawat dan di lestarikan…
    trus piye nek gak oweh mLebu…?

  5. Februari 2, 2010 pukul 7:50 pm

    baru tahu ini lo tampak depan benteng kita yang tidak pernah di buka untuk umum

  6. Februari 2, 2010 pukul 10:05 pm

    ada sarang waletnya katanya ddlm benteng itu..

  7. Februari 4, 2010 pukul 6:56 am

    Semoga ja bupati yang terpilih kelak memikirkan akan hal ini..sebab kalo bukan itu yang kita harapkan lha terus kon piye jal..,padahal sing njogo kae ki nggowo bedil je..po ra wedi hayo..😀

  8. Februari 4, 2010 pukul 8:22 am

    save our van den bosch

  9. Februari 25, 2010 pukul 10:36 am

    dameydra :
    baru tahu ini lo tampak depan benteng kita yang tidak pernah di buka untuk umum

    Sekarang nek masuk g’ papa, asalkan g’ bawa kamera….

  10. Maret 27, 2010 pukul 11:36 am

    jane nek mlebu yo nyapo… ?

  11. Juni 7, 2010 pukul 8:39 am

    pye ta mas…marai musuhe tentara lho….. penake aku tak yo ngangkat artikel iki wae…..

  12. Juni 7, 2010 pukul 8:40 am

    galang :

    dameydra :
    baru tahu ini lo tampak depan benteng kita yang tidak pernah di buka untuk umum

    Sekarang nek masuk g’ papa, asalkan g’ bawa kamera….
    podo wae mas…… gak ngepek….. jiwa fotografi ku gak iso metu….

  13. September 7, 2010 pukul 6:22 pm
  1. Mei 27, 2010 pukul 10:26 am
  2. September 7, 2010 pukul 6:21 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: